KONSELING INDIVIDU
LAYANAN
KONSELING UNTUK SISWA INTROVERT
Meningkatkan kualitas sumber
daya manusia adalah salah suatu upaya yang harus dilakukan untuk menghadapi era
globalisasi dewasa ini. Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang
berkualitas dalam membangun dunia pendidikan di negeri ini. Salah satu usaha
penting yang mendukung tumbuh kembangnya sumber daya manusia yang dimaksud
adalah pendidikan. Dalam dunia pendidikan tentunya banyak sekali permasalahan yang muncul.
Salah satu diantaranya adalah siswa introvert. Yang dimaksud introvert disini
adalah seseorang yang cenderug pendiam, pasif, tidak terlalu bersosialisasi,
hati-hati, tertutup, penuh perhatian, pesimistis, damai, tenang, dan
terkontrol. Biasanya, siswa seperti ini lebih suka menyendiri dan tidak suka
dengan keramaian atau kebisingan. Perlu kita pahami bahwa setiap manusia mempunyai
tipe kepribadian yang berbeda dan unik. Jika kita lihat di sekolah-sekolah yang
ada di Indonesia, masing-masing sekolah memiliki jumlah siswa yang tak sedikit
dan tentunya setiap individu mempunyai kepribadian yang tidak sama.
Ketidaksamaan tersebut merupakan ciri khas dari setiap individu yang
ditampakkan dalam kehidupan sehari-hari yaitu dalam cara pengambilan keputusan,
sikap maupun interaksi sosial.
Sekolah yang seharusnya adalah
tempat bagi siswa untuk mengaktualisasikan diri, tempat untuk mengembangkan
potensi, tempat untuk bersosialisasi rupanya tidak banyak dari siswa yang mampu
melakukan hal tersebut, masih banyak siswa yang terkesan tertutup, kurang mampu
bergaul, malu untuk mengungkapkan pendapatnya. Dalam kondisi seperti ini harus
ada seseorang yang mampu mengurangi perilaku introvert. Mengurangi perilaku
introvert artinya seseorang akan memiliki kemampuan untuk mengenal, menghadapi
bermacam-macam karakter orang, menginterprestasikan dan memberikan tanggapan
diberbagai situasi sosial dan mampu bersosial dengan orang banyak tidak
terfokus kepada dirinya saja (M. Agus Santi Purnama). Dalam hal ini dapat
dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling di sekolah. Dengan memanfaatkan
layanan bimbingan dan konseling yang ada di sekolah yang dalam pelaksanaannya
terdapat strategi layanan diharapkan mampu mengatasi permasalahan ini. Salah
satu strategi layanan yang dapat digunakan untuk siswa introvert adalah
konseling individual dan bimbingan kelompok.
Konseling individual adalah
proses belajar melalui hubungan khusus secara pribadi antara konselor dan
seorang konseli (siswa) yang biasanya dilakukan dengan cara wawancara. Melalui
proses ini diharapkan siswa akan lebih terbuka atas permaslahan yang menimpa
dirinya. Sehingga tidak ada kesenjangan antara konselor dan konseli dan untuk
memudahkan konselor dalam memahami permasalahan dan pemberian solusi. Selanjutnya
adalah strategi layanan bimbingan kelompok yang bertujuan untuk mengembangan
kemampuan bersosialisasi siswa, khususnya kemampuan berkomunikasi siswa.
Bimbingan kelompok dimaksudkan untuk mencegah berkembangnya masalah atau
kesulitan pada diri konseli (siswa). Secara lebih khusus, layanan bimbingan
kelompok bertujuan untuk mendorong pengembangan perasaan, pikiran, persepsi,
wawasan dan sikap yang menunjang perwujudan tingkah laku yang lebih efektif,
yakni peningkatan kemampuan berkomunikasi baik verbal maupun nonverbal para
siswa.
Untuk mengubah kepribadian
seseorang memang tidaklah mudah. Dibutuhkan tenaga ekstra dan kesabaran yang
luar biasa bagi seorang guru BK. Yang paling penting adalah dorongan bagi siswa
dalam menjalani interaksi sosial serta memberi ruang gerak bagi siswa untuk
mengeksplorasikan dirinya. Dengan demikian, kepribadian introvert akan
bisa diatasi dan dihilangkan dalam diri individu sehingga kebebasan dalam
mengembangkan potensi dan kompetensi yang dimiliki bisa terlaksana dengan baik.
Pasalnya dalam pembelajaran mereka
cenderung menjadi pendengar dan kurang aktif terlibat di dalamnya, meskipun
demikian terkadang murid yang introvert justru mendapatkan prestasi yang baik
di kelasnya. Lalu langkah apa yang seharusnya di lakukan seorang guru untuk
menghadapi tipe murid yang introvert yang satu ini? Berikut ada enam langkah
yang dapat di lakukan oleh guru
1. Berilah kesempatan untuk murid
introvert untuk belajar dengan caranya sendiri.
2.
Jangan memaksakan anak si introvert untuk bekerja kelompok,
kita biarkan anak introvert untuk memilih sendiri agar hasilnya lebih optimal.
3.
Seorang guru harus menjelaskan/menceritakan bakat keunikan
anak introvert ini pada murid yang lainnya. Menunjukkan sisi keunikan ini
kepada siswa lainnya bertujuan agar siswa lain tidak antipati dengan siswa yang
memiliki tipe introvert. Memberikan penjelasan dan pengarahan
yang benar kepada murid yang lain bertujuan agar anak introvert tidak seperti
dikucilkan di lingkungan kelasnya. Murid lain akan menyadari bahwa anak introvert
juga perlu dihargai dan tetap menjadi bagian di kelasnya, meskipun secara
kontak dan percakapan sehari-hari tidak terjadi terlalu intens, mengingat
pribadi introvert ialah tipe yang tidak terlalu terbuka pada semua orang dan
lebih suka untuk sedikit bicara.
4.
Jangan memaksakan anak untuk berubah menjadi pribadi yang
lain. Biarkanlah mereka menjadi pribadi dengan ciri uniknya. Memaksakan sesuatu
yang bukan zona nyamannya membuat anak introvert akan menjadi canggung.
5.
Berikan kesempatan untuk mengeksplor
ketertarikannya dengan caranya sendiri. Sebagai contoh anak introvert lebih
menyukai tulisan dari pada banyak bicara. Arahkan bakat si anak, misalkan ia
memiliki keahlian di bidang menulis atau melukis, berilah pengarahan dan
latihan dengan melibatkan guru bidang studi tertentu yang sesuai dengan
kapasitasnya, sehingga nantinya karya mereka dapat ikutkan dalam suatu
perlombaan dan pameran.
6. Tetap respect terhadap anak
introvert selama di lingkungan sekolahnya. Buatlah mereka merasa tetap nyaman,
jangan perlakukan si anak merasa berbeda dengan yang lainnya. Pada dasarnya
anak introvert juga memiliki kemampuan yang sama dengan anak ekstrovert bahkan
bisa lebih, yang membedakan hanya pada proses komunikasi yang dilakukan.
Introvert lebih suka untuk berbicara pada saat tertentu saja, jika memang
waktunya tidak tepat mereka lebih suka untuk pendengar yang baik.
Sumber: Prof. Dr. Sofyan S. Willis


Mantap. Sangat bermanfaat👌
BalasHapusTerimakasih kaka
HapusSangat bermanfaat kak
BalasHapusTerimakasih kaa
HapusNice kak
BalasHapusThanks kaa
HapusNiceee kak
BalasHapusThanks kaa
HapusSangat bermanfaat :)
BalasHapusTerimakasih kaaa
HapusGood ,bisa buat pembelajaran buat si pembaca.
BalasHapusTerimakasih kaa
Hapusbagus bgt n bermutu
HapusTanya?
BalasHapusBagus dan Bermanfaat :)
BalasHapusNice kak postingannya👌
BalasHapusNiceee darlengg
BalasHapusHello ��, jadi aku pengen tanya kenapa dan faktor apa yg mempengaruhi siswa Ekstrovert bisa jadi introvert?
BalasHapusbisa dari trauma atau faktor lingkungan..
HapusMantap ka bermanfaat banget
BalasHapusGoddess
BalasHapusWah menarik sekali kak blog nya
BalasHapusI like this post, very useful
BalasHapusNiceee👌
BalasHapus